Evaluasi 82 POS aktif berdasarkan Contribution Coverage Ratio (CCR). Monitoring performance dan rekomendasi evaluasi POS.
| POS↕ | Sewa Berakhir↕ | Sisa↕ | Sewa/Th↕ | Total Cost↕ | Avg NTF/bln↕ | CCR↕ | Min NTF↕ | Tren↕ | Rekomendasi↕ |
|---|
Cara menggunakan dashboard, membaca sinyal CCR, dan mengambil keputusan sewa berbasis data.
Halaman utama terdiri dari 5 area. Pahami fungsinya agar alur kerja lebih efisien:
| Area | Fungsi | Kapan digunakan |
|---|---|---|
| Header & KPI Cards | Tanggal update data, ringkasan formula CCR, snapshot distribusi zona dan urgency | Orientasi awal — baca dulu sebelum scroll ke tabel |
| Settings Panel | 15 parameter yang dapat diubah. Tekan Terapkan untuk recalculate semua kios. | Sebelum mulai review, atau saat sensitivity analysis |
| Filter Bar | Filter multi-dimensi: Area, Cluster, Urgency, Rekomendasi, atau ketik nama POS | Fokuskan tampilan ke subset yang relevan |
| Tabel Utama | 82 baris. Klik baris untuk modal detail. Klik header kolom untuk sort. | Screening cepat dan triage prioritas |
| Modal Detail | 5 tab: Overview, Monthly, Funnel, Biaya, Decision Logic | Analisis mendalam per kios |
| Kolom | Cara membaca |
|---|---|
| Sewa Berakhir | Tanggal akhir kontrak sewa aktif. Jika kosong, data kontrak belum terinput. |
| Sisa (hari) | Negatif = kontrak sudah expired. CRITICAL = expired atau ≤30 hari. HIGH = ≤90 hari. MEDIUM = ≤180 hari. LOW = >180 hari. |
| Sewa/Th (Jt) | Biaya sewa tahunan dalam juta IDR. Satu-satunya komponen biaya yang bisa dinegosiasi. |
| Total Cost (Jt) | Total biaya channel tahunan sesuai toggle aktif di Settings. Berubah real-time saat toggle diubah. |
| Avg NTF/bln (Jt) | Rata-rata NTF per bulan dari periode efektif (setelah ramp-up dikecualikan). Basis kalkulasi CCR. |
| CCR | Skor CCR blended (historis penuh + performa terkini). ≥1.5 ≥1.2 ≥1.0 <1.0 |
| Min NTF Renew | NTF/bulan minimum agar rekomendasi menjadi RENEW. Bandingkan dengan Avg NTF aktual untuk ukur gap. |
| Trend | ▲ UP = 3 bln terakhir naik ≥15% vs 3 bln sebelumnya. ▼ DOWN = turun ≥15%. → FLAT = di antara keduanya. |
| Rekomendasi | Output akhir decision tree. Klik baris untuk justifikasi lengkap. |
Klik salah satu baris di tabel untuk membuka panel detail kios. Setiap tab punya fungsi berbeda:
Tampilan pertama saat buka modal. Berisi tiga bagian:
Bar chart NTF per bulan (2W + 4W + PBF ditumpuk) untuk 18 bulan terakhir, diikuti tabel lengkap: Walkin, Interest, Leads, Go-Live, NTF Total. Gunakan untuk:
Visualisasi 8 tahap funnel (Walk-in → Interest → Leads → Prospect → Survey Start → Survey Done → Approve → Go-Live) dengan total kumulatif dan rata-rata per bulan.
Bar chart komponen biaya, tabel CCR breakdown (Full vs Recent), dan tabel target NTF per zona CCR. Juga terdapat panel simulasi sewa. Gunakan untuk:
Transparansi penuh decision tree: semua input — CCR blended, zona, tren, diagnosa cost driver, NTF floor check. Di bawahnya tabel matrix rekomendasi sesuai settings aktif. Gunakan untuk:
CCR adalah rasio antara kontribusi margin NTF terhadap total biaya operasional kios per tahun:
CCR bukan profit margin — ini rasio cakupan: seberapa besar margin NTF mampu menutup biaya. CCR = 1.0 artinya pas break-even, bukan surplus.
| Zona | CCR | Artinya | Sinyal tindakan |
|---|---|---|---|
| HIJAU | ≥ 1.5 | Margin menutup seluruh biaya dengan buffer ≥50%. Kios sehat. | Perpanjang. Jika tren DOWN, pastikan penurunan bukan struktural. |
| KUNING | 1.2 – 1.5 | Profitable tapi buffer tipis. Satu penurunan NTF bisa mendorong ke oranye. | Perpanjang dengan pemantauan ketat. Identifikasi faktor risiko. |
| ORANYE | 1.0 – 1.2 | Mendekati break-even. Tidak ada buffer sama sekali. | Diagnosa cost driver sebelum tindakan — sewa atau volume? |
| MERAH | < 1.0 | Margin tidak menutup biaya. Kios sedang merugi secara channel. | Tindakan diperlukan. Jenis tindakan tergantung cost driver dan tren. |
Tren memberi konteks pada CCR. Kios dengan skor CCR yang sama bisa punya situasi sangat berbeda tergantung arahnya:
3 bulan terakhir ≥15% lebih tinggi dari 3 bulan sebelumnya. Jika CCR masih merah tapi tren UP, evaluasi lebih hati-hati — bisa jadi sedang recovery. Cek Tab Monthly untuk konfirmasi konsistensi.
Perubahan <15% di kedua arah. Jika CCR baik, ini positif. Jika CCR oranye/merah dan FLAT, tidak ada perbaikan organik — perlu intervensi aktif.
3 bulan terakhir ≥15% lebih rendah. Sinyal paling kritis. Zona kuning + DOWN = risiko jatuh ke oranye dalam satu siklus. Zona merah + DOWN = tidak ada indikasi perbaikan tanpa intervensi.
Ketika CCR di zona oranye atau merah, pertanyaan pertama bukan “apa rekomendasinya?” tapi “masalahnya di mana?” Dashboard membedakan dua sumber masalah:
Kondisi: Sewa memakan porsi terlalu besar dari kontribusi margin. NTF naik moderat pun tidak akan mengubah CCR secara signifikan.
Tindakan tepat: Negosiasi turunkan sewa atau relokasi. Mendorong volume saja tidak cukup.
Kondisi: Biaya sewa dalam proporsi wajar, tapi NTF terlalu rendah. Kios punya potensi jika volume bisa ditingkatkan.
Tindakan tepat: Intervensi performa (coaching, aktivasi, referral). Negosiasi sewa tidak menyelesaikan masalah inti.
Setiap rekomendasi adalah output kombinasi CCR zona + tren + cost driver:
| Rekomendasi | Kondisi yang menghasilkannya | Tindakan operasional |
|---|---|---|
| RENEW | CCR Hijau (≥1.5) dengan tren UP atau FLAT. | Lanjutkan perpanjangan. Tidak perlu intervensi khusus. |
| KONDISIONAL | CCR Hijau tapi DOWN, atau Kuning dengan UP/FLAT. Buffer ada tapi ada risiko. | Perpanjang dengan syarat: pasang target NTF minimum, jadwalkan review 3 bulan. |
| EXTEND & WATCH | CCR Kuning tapi DOWN, atau Oranye tapi UP. Situasi borderline. | Perpanjang durasi lebih pendek (6 bln). Set trigger: jika CCR turun ke merah, eskalasi ke NEGO atau CLOSE. |
| RENEGOTIATE | CCR Oranye/Merah + rent-driven. Sewa adalah sumber masalah. | Buka negosiasi. Gunakan panel simulasi untuk tentukan angka target sewa (CCR minimal 1.2). |
| RELOKASI | CCR Merah + FLAT + rent-driven. Sewa tidak bisa dinegosiasi atau lokasi tidak efisien. | Evaluasi lokasi alternatif di cluster yang sama dengan biaya lebih rendah dan traffic setara. |
| REVIEW → CLOSE | CCR Merah + tren DOWN. Tidak ada indikasi perbaikan organik. | Review terakhir dengan tim lapangan. Cek faktor eksternal sementara sebelum keputusan tutup. |
| VOL | CCR Oranye/Merah + volume-driven. Sewa wajar tapi NTF terlalu rendah. | Intervensi performa: aktivasi, coaching PPS, atau cek funnel bottleneck di Tab Funnel. |
| DATA | Bulan efektif <6 bulan. Data belum cukup untuk scoring. | Tunda evaluasi CCR. Pantau NTF dan funnel selama sisa periode ramp-up. |
Tersedia di Tab Overview dan Tab Biaya. Menjawab dua pertanyaan negosiasi yang paling sering muncul:
Masukkan angka sewa negosiasi. Sistem menghitung CCR baru dan rekomendasi yang berubah secara real-time. Cari angka yang menghasilkan CCR minimal 1.2 dengan NTF aktual saat ini.
Tabel target NTF menunjukkan: dengan sewa simulasi X, berapa NTF/bulan untuk CCR Hijau, Kuning, dan Break-even. Bandingkan dengan Avg NTF aktual untuk nilai gap.
Klik panel Konfigurasi Parameter untuk expand. Tekan Terapkan — semua rekomendasi dihitung ulang untuk 82 POS sekaligus. Default sudah dikalibrasi untuk evaluasi standar.
| Parameter | Default | Kapan diubah |
|---|---|---|
| Margin Rate (%) | 20% | Jika ada angka margin aktual dari finance yang lebih akurat. Perubahan ini paling signifikan memengaruhi seluruh scoring. |
| Toggle Gaji PPS / Kapos | ON | Matikan untuk sensitivity analysis: “jika gaji tidak dihitung, kios mana yang masih bermasalah?” Bukan untuk evaluasi normal. |
| Toggle Ops/BPKB/Reklame | ON | Matikan untuk isolasi impact biaya sewa murni. Berguna saat menjelaskan CCR ke pemilik kios. |
| Parameter | Default | Kapan diubah |
|---|---|---|
| CCR Hijau (≥) | 1.5 | Jika standar profitabilitas channel berubah. Turunkan ke 1.3 untuk evaluasi lebih permisif saat kondisi pasar sulit. |
| CCR Kuning (≥) | 1.2 | Batas bawah “masih acceptable”. Turunkan ke 1.1 jika banyak kios terancam close dan kondisi makro sedang menantang. |
| NTF Floor (Jt/bln) | 0 (nonaktif) | Aktifkan jika ada kesepakatan minimum NTF per kios (misal 15 Jt/bln). Kios di bawah ini mendapat flag VOL terlepas dari CCR. |
| Parameter | Default | Cara menggunakannya |
|---|---|---|
| CCR Blend | 0.5 | 0.0 = murni historis (stabil). 1.0 = murni 3 bulan terakhir (sangat responsif). Geser ke 0.7 untuk lebih memprioritaskan kondisi terkini. |
| Periode Trend (bln) | 3 | Naikan ke 6 untuk tren lebih stabil, tidak dipengaruhi fluktuasi satu bulan anomali. |
| Threshold UP/DOWN (%) | ±15% | Turunkan ke ±10% untuk lebih sensitif. Naikan ke ±20% jika banyak false signal FLAT karena data noisy. |
| Rent Driver (%) | 30% | Turunkan ke 25% untuk lebih agresif klasifikasikan kios sebagai rent-driven. Naikan ke 35% jika banyak salah diagnosa. |
Evaluasi sewa POS sebelumnya menggunakan Expense Ratio (ER = Biaya Sewa / NTF). Dua kelemahan fundamental ER yang diselesaikan CCR:
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Ramp-up exclusion | 2 bulan pertama sejak GO Date dikecualikan dari Avg NTF. Performa bulan pertama belum stabil dan akan distorsi rata-rata ke bawah jika dimasukkan. |
| Min Eval Period | Kios dengan <6 bulan efektif mendapat rekomendasi DATA. Scoring CCR belum bisa diandalkan dengan sample terlalu kecil. |
| Blend CCR | CCR blended = CCR Full × 0.5 + CCR Recent × 0.5 (default). Menghindari distorsi dari performa awal jelek, atau kios yang baru meledak 1–2 bulan saja. |
| Atribusi funnel | Setiap tahap funnel diatribusikan ke bulan berdasarkan timestamp-nya sendiri — bukan dari tanggal leads awal. Memungkinkan analisis pipeline aktual per bulan. |
| UMK per kota | Gaji PPS dan Kapos dihitung berdasarkan UMK kota tempat kios berada. Kios Jakarta dan Bekasi punya cost structure berbeda meski ukuran fisiknya sama. |
POS Lease Decision Framework v2 · D2C POS Channel · April 2026 · Internal Use Only